GIZI
PADA IBU HAMIL
RESUME
diajukan
sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas ilmu gizi daur kehidupan
oleh
Gina
Triana (P17331111006)
Rossi
Rahmawati (P17331111013)
Sarah
El Zeany Fath (P17331111019)
Dessy
Nursetiani Rahayu (P17331111025)
Okti
Indriana (P17331111026)
Asti
Rizkia Prajasasmita (P17331111027)
Krisha
Nurul Anindita (P17331111028)

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK
KESEHATAN BANDUNG
JURUSAN
GIZI
2011/2012
KEHAMILAN
Katagori berat badan per tinggi
badan
|
Rekomendasi total pertambahan
|
|
Kg
|
lb
|
|
Low
(BMI <19,8)
|
12.5-18
|
28-40
|
Normal
(BMI 29,8-26,0)
|
11.5-16
|
25-35
|
High
(BMI 26,0 – 29,0)
|
7.0-11.5
|
15-25
|
Obese
(BMI > 29,0)
|
≥ 6.00
|
15
|
Wanita
hamil yang membatasi pertambahan berat badan untuk menghindari timbunan lemak
tubuh rusak, untuk beberapa tingkat, pertumbuhan dan perkembangan janin normal.
Merekomendasikan pertambahan berat badan dihubungkan dengan berat bayi yang
lahir di antara 3,5 kg dan 4,0 kg, berat bayi yang baru lahir mempunyai tingkat
kematian yang rendah.
Wanita
sehat yang melahirkan bayi antara 3 kg dan 4 kg (6.5 sampai 8.8 lb) mempunyai
pertambahan berat normal antara 11 -15 Kg (25 lb-35 lb). Menurut IOM tahun 1990
dari National Academy of Sciences (NAS) menentukan jarak yang tepat untuk
pertambahan berat badan kehamilan berdasarkan pada masa prakonsepsi tergantung
pada berat badan per tinggi badani dan umur. Prakonsepsi berat badan per tinggi
badan dikatagorikan oleh BMI menjadi underweight, normal, weight, dan
overweight sebagi tolak ukur untuk memberikan gambaran dalam pertambahan berat
badan. Tabel ini dikatagorikan sebagai peningkatan secara berangsur-angsur
secara tetap dari trimester kedua dan trimester ketiga.
Setiap
kilogram dari pertambahan berat badan kehamilan selama trimester pertama,
kedua, dan ketiga dinilai dengan pertambahan statistik berat badan bayi.
Berdasarkan perhitungan diatas, berat bayi
adalah 18 gram, 33 gram, dan 17 gram per kilogram dari pertambahan berat
ibu di trimester satu, dua, dan tiga berturut-turut.
Protein
Protein
dibutuhkan oleh wanita hamil untuk pembentukan plasenta bayi, cairan ketuban,
jaringan tubuh dan rahim serta payudara. Pada tahun 1989, RDA (recomended
Dietary Allowance) untuk protein berdasarkan pada perhitungan total protein
selama kehamilan pada janin, plasenta,
dan jaringan-jaringan untuk mendukung perkembangan bayi, termasuk darah. Untuk
masa kehamilan dengan pertambahan berat badan 12,5 kg dan dengan kelahiran bayi
seberat 3,3 kg total protein yang dibutuhkan sebanyak 925 gram. Kebutuhan
protein untuk perkembangan janin selama trimester pertama sedikit, tetapi itu adalah persyaratan untuk penyebaran volume
darah dan jaringan pertumbuhan yang kuat. Pada trimester kedua dan ketiga,
janin akan lebih cepat dalam mengonsumsi protein sampai sebanyak 10 gram per
harinya (Rosso, 1983). Kebanyakan wanita hamil di negara industri mengonsumsi
sedikitnya protein yang dianjurkan untuk dikonsumsi. (Allen, 2001).
Lemak
PUFA
berperan penting sebagai prekursors prostaglandin dan sebagai elemen penyusun
membran sel. Asam lemak ini harus dikonsumsi dan terdapat pada minyak sayur,
ikan dan minyak yang berasal dari biji-bijian. Pada masa kehamilan pertumbuhan
maternal, plasenta, dan jaringan janin akibatnya keperluan ibu hamil dan
perkembangan fetus tinggi.
Asam
lemak ini tidak bisa dipenuhi dan diperpanjang didalam tubuh untuk rangkaian
rantai panjang. Asam lemak essensial ini untuk pembentukan jaringan baru selama
masa kehamilan dan perkembangan janin.
Nilai
asupan diet mikronutrien untuk wanita hamil terbagi menjadi tiga katagori umur.
Kurang dari 18 tahun, 19-30 tahun, dan 31-50 tahun. RDA dan AI (Adequate
Intake) telah menetapkan vitamin dan mineral dipublikasikan sebanyak 4 kali
antara 1997-2001.
Kalsium dan nutrisi yang berhubungan
Kalsium,
fosfor, dan magnesium dikumpulkan oleh janin pada waktu trimester terakhir.
Jumlah yang diperkirakan sebanyak 25-30 gram kalsium yang berada pada jaringan
tubuh janin. Jumlah tersebut akan meningkat sebanyak 250-300 mg pada trimester
3. Dalam keadaan hamil janin akan mengalami perubahan yang besar dalam
kebutuhan kalsium untuk metabolisme tulang dan status mineral dalam tulang
sebelum dan sesudah masa kehamilan. Pada trimester pertama keseimbangan kalsium
pada wanita hamil akan terjadi banyak perubahan. Hal ini terus berlanjut pada
masa kehamilan, tetapi tidak akan meningkat secara terus-menerus. Oleh
karenanya di trimester terakhir kehamilan kebutuhan kalsium untuk janin akan
meningkat dan pada masa awal kehamilan, kalsium akan diambil dari cadangan
kalsium dari tulang ibu yang mengandungnya
Konsumsi
kalsium pada masa kehamilan adalah 1300 mg/hari untuk ibu berumur 18 tahun atau
kurang dan 1000 mg berumur 18 tahun keatas. Ada sesuatu yang khusus mengenai
pengonsumsian kalsium pada wanita usia dibawah 25 tahun karena meneralisasi
dari tulang mereka masih dalam proses penyempurnaan. Jika konsumsi kalsium pada
wanita itu rendah, maka pengonsumsian kalsium harus ditingkatkan. Jika tidak
dilakukan suplemen yang mengandung 600 mg kalsium harus diberikan. Seseorang
yang tidak dapat mengonsumsi susu juga harus mengonsumsi bahan makanan lain
yang efektif sebagai sumber kalsium atau suplemen kalsium.
RDA
untuk fosfor selama kehamilan sudah ditentukan sebanyak 1300 mg untuk ibu muda
dan 1000 mg untuk ibu lebih dari 19 tahun.
Biasanya
1g magnesium dikumpulkan oleh janin selama kehamilan.Di trimester terakhir,
magnesium diberikan sebanyak 6 mg/hari. Diperkirakan persentasi absorbsinya
50%, RDA untuk perempuan kurang dari delapan belas tahun adalah 400 mg, 350
untuk perempuan berusia 19-30 tahun dan 360 mg untuk perempuan berumur 31-50
tahun, kenaikan 40-90 mg lebih direkomendaasikan untuk perempuan yang tidak
hamil.
Banyak
laporan yang melaporkan bahwa suplemen magnesium dapat mencegah rasa keram pada
wanita yang mengalami kehamilan. Pada salah satu tempat study suplemen
magnesium terbukti mengurangi rasa keram tetapi tidak meningkatkan level
magnesium pada tekanan darah dan magnesium tersebut akan dikeluarkan melalui
urin.
Vitamin D
Tidak
ada penambahan yang dibutuhkan untuk vitamin D selama masa kehamilan karena
sudah seimbang. Akan tetapi, vitamin D penting untuk memberikan kalsium pada
pertumbuhan janin. Janin sangat bergantung pada asupan 25-hidroksi vitamin D
dari ibunya, yang harus melewati plasenta dan sebanyak 1,25-dihidroksi
dipindahkan oleh janin. Plasenta mengumpulkan 1,25 dihidroksi vitamin D dan
serum perasaan seorang ibi akan meningkat pada masa akhir kehamilan,
pengabsorpsian kalsium pun akan meningkat. AI untuk vitamin D pada wanita hamil
untuk semua umur adalah 5 mikrogram, level yang sama juga diberikan untuk
wanita yang tidak hamil. Susu adalah salah satu makanan sumber vitamin D, jadi
wanita yang menghindari susu dan hanya terkena sedikit sinar matahari mungkain
akan kekurangan vitamin D. Suplemen dari 10 µg vitamin D dianjurkan untuk
wanita vegetarian dan 5 µg per hari dianjurkan untuk wanita hamil yang
mengonsumsi sedikit susu. Suplemen lebih baik dari pada AI yang harus dihindari
karena adanya toksik.
Fluorida
Fluorida
terdapat pada email gigi bagian luar dan memberikan perlindungan pada gigi.
Masa terbaik pertumbuhan gigi terjadi pada 2 tahun pertama setelah pertumbuhan gigi. Walaupun
fluorida terdapat pada darah ibu dan dapat melewati plasenta , suplemen pada
fluorida tidak dianjurkan karena dapat memengaruhi janin.
VITAMIN B KOMPLEKS DAN KOLIN
Tiamin, niasin, dan riboflavin
Tiamin,
niasin, dan riboflavin memiliki fungsi untuk memisahkan energi dari
karbohidrat, lemak, protein, dan dibutuhkan selama kehamilan sehingga jumlahnya
harus ditambahkan. Peningkatan RDA untuk jenis vitamin ini dibutuhkan selama
kehamilan.
Vitamin
B6
Kadar
vitamin B6 dan koenzim PLP (pyridoxal
phospate) akan aktif lebih rendah pada wanita hamil, dibandingkan dengan
wanita yang tidak hamil, terutama pada trimester ketiga. Kadar vitamin B6 ini
dapat menunjukkan asupan yang tidak mencukupi, dan perubahan hormon saat
kehamilan. Pada 1,9 mg RDA dapat meningkat hingga 0,6 mg atau lebih. Piridoksal
secara aktif akan diangkut dari pembuluh darah ibu ke plasenta dan pada
waktunya akan diubah menjadi PLP. Konsentrasi PLP pada janin lebih tinggi
dibanding pada ibu karena eksekusi yang signifikan pada vitamin B6 terjadi.
Folat
Permintaan
folat meningkat secara substansial selama kehamilan untuk memberi dukungan pada
pengalihan karbon dan pembelahan sel tunggal yang cepat dalam jaringan ibu dan
jaringan pada janin. Ketidacukupan pengonsumsian folat dapat menyebabkan
penyakit sumsum tulang megaloblastik bahkan anemia megaloblastik. Jumlah folat
untuk wanita adalah 600 mikrogram untuk semua umur. Folat dapat diperoleh dari
buah-buahan, sayur-sayuran, cereal dari gandum utuh. Untuk wanita yang keadaan
ekonomi dan pengetahuan rendah atau pecandu alkohol, rokok, atau obat-obatan
memerlukan suplementasi. Wanita yang akan hamil dianjurkan mengonsumsi 400
mikrogram folat.
Vitamin B12
Konsentrasi
dari vitamin B12 dari dalam darah mulai mengalami kemunduran di awal kehamilan
trisemester pertama, pada level yang lebih baik dapat dilaporkan hemodilution.
Plasenta mengumpulkan B12 yang ditransfer untuk janin. Konsentrasi B12 pada
bayi yang baru lahir dua kali lebih banyak dari ibunya, penurunan konsentrasi
tersebut akan terjadi pada masa kanak-kanak menjelang remaja. Diperkirakan
janin membutuhkan vitamin B12 sebanyak 50µg atau 0.2mcg perhari. Diperkirakan
tubuh membutuhkan 3000µg untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. RDA yang
dibutuhkan adalah 2,6µg. Wanita yang menjalani program diet ketat tanpa asupan
vitamin B12 atau makanan yang berasal
dari gandum akan mengakibatkan kekurangan vitamin B12 sehingga membutuhkan
suplemen untuk melindungi janinnya.
NUTRISI UNTUK ANTIOKSIDAN
Vitamin E
Tingkat
tekanan darah dari tocopherol naik selama kehamilan. Sehingga kebutuhan vitamin
E sama untuk semua umur baik yang hamil maupun yang tidak.
Vitamin C
Vitamin
C dipercaya akan diberikan melalui plasenta. Tingkat tekanan darah pada vitamin
C untuk janin dan bayi 50% lebih tinggi dari pada yang dimiliki ibunya.
Kenaikan vitamin C setiap hari dianjurkan 80mg atau 85mg untuk memenuhi
kebutuhan tubuh ibunya
Zat Besi
Peningkatan
zat besi dibutuhkan ibu hamil untuk perkembangan sel darah merah, perkembangan
plasenta dan juga janin. Dan juga pergantian dari darah yang hilang selama
dikirim dari plasenta ke janin. Zat besi yang dibutuhkan selama kehamilan 6mg
per hari. Zat besi yang ditahan oleh janin 300mg dan disimpan didalam plasenta
sebanyak 600mg dan digunakan untuk perkembangan eritrosit ibu hamil. Jumlah
seluruh zat besi yang dibutuhkan oleh ibu
hamil diperkirakan sebesar 1000mg atau 3mg perhari selama 280 hari dari
masa kehamilan. Transfer zat besi ke janin diatur oleh plasenta dan biasanya di
minggu 30 dari periode kehamilan dan itu merupakan puncak dari efesiensinya.
Tetapi kegunaan dari suplementasi zat besi untuk ibu dan bayi masih dalam
proses penelitian.
VITAMIN A DAN NUTRISI LAINNYA
Zink
Kekurangan
zink mempunyai efek menghancurkan bagi pertumbuhan bayi termasuk penghambat
pertumbuhan, efek teratogenik, dan kematian bayi. Tugas dari zink didalam
sintesis protein sel division. Metabolisme hormon dan sistem kekebalan tubuh
membuatnya menjadi esensial bagi pertumbuhan janin. Janin membutuhkan zink
sekitar 100mg dengan akumulasi harian sebesar 0,1mg per hari selama trimester
pertama sampai 0,7 gram selama trimester ketiga. RDA untuk zink telah
ditentukan sebesar 11mg-13mg. Wanita Amerika biasanya mengonsumsi 8,8mg-14,4mg
per hari, tetapi untuk vegetarian pengonsumsiannya lebih rendah. Suplemen zink
disarankan untuk wanita yang status zinknya lemah, wanita yang sedaang stres,
wanita yang merokok, atau pecandu alkohol atau yang fungsi gastrointestinalnya
rendah.
Iodin
Peningkatan
70 µg/hari diizinkan. Ibu hamil tidak memerlukan suplemen iodin karena
kebutuhannya sudah terpenuhi dari garam dapur yang dikonsumsi dari makanan.
Vitamin A
Vitamin
A dibutuhkan untuk pertumbuhan perkembangan embrio dan perbedaan dari sel
epital. Konsentrasi retinol di dalam tubuh bayi rendah dan suplemen vitamin A
tidak mempengaruhi perkembangan janin. Bayi yang membutuhkan vitamin A dapat
ditemukan dengan mudah dengan mobilisasi di bawah 10% lebih rendah dari yang disediakan oleh ibunya.
Vitamin K
Transfer
vitamin K dari ibu ke janin jumlahnya sedikit. Bayi baru lahir memiliki kadar
vitamin K dan protrombin yang rendah dalam darah, dan vitamin lain tergantung
faktor pembekuan tanpa memperdulikan asupan maternal. Karena penambahan
prenatal dengan vitamin K tidak efektive menambah tingkat janin, tidak
menambahkan AI yang diajurkan untuk kehamilan.
PENILAIAN
STATUS GIZI
Prentice
dan Goldberg mengatakan bahwa kehamilan merupakan masa dimana gizinya sangat
perlu diperhatikan selama masa hidup dan di masa itu campur tangan para ahli
gizi mendatangkan keuntungan perlu di identifikasi . Wanita sebaiknya melakukan
perawatan prenatal sejak awal untuk menilai mengontrol status gizi ibu. Ibu di
berikan pendidikan gizi selama siklus prenatal tersebut .Pemberian pendidikan
gizi ini akan berpengaruh terhadap
ibu,bayi,dan keluarganya. Banyak ibu yang berada pada resiko buruk pada
gizinya baru melakukan pemeriksaan di akhir kehamilan. Oleh karena itu,program
sosialisasi mengenai perawatan pranatal perlu dilakukan.
ANTROPOMETRI
Pengukuran
antropometri pada ibu hamil mencakup pengukuran tinggi badan, pengukuran berat
badan sebelum hamil dan serangkain pengukuran berat badan selama
kehamilan.Berat badan sebelum kehamilan dan pertambahan berat badan selama
kehamilan dapat menjadi indikator berat badan bayi yang akan lahir. Pemantauan
berat badan selama kehamilan sangat penting,terutama untuk mengetahui
apakah ibu tersebut mengalami obesitas
atau kekurangan berat badan.
NILAI BIOKIMIA
Selama
volume darah meningkat pada ibu hamil,volume cairan tubuh pun ikut terkenal. Hemodilusi
ini menunjukan bahwa jumlah sel darah merah, hemoglobin, hematokrit pada wanita
hamil lebih rendah daripada wanita tidak hamil.
NILAI KLINIK
Mengontrol
kesehatan selama prenatal dapat mengindentifikasi. Faktor yang dapat
memperburuk kondisi kehamilan. Faktor yang di nilai termasuk antropometri, umur,
gejala anemia,dan penyakit kronis. Ibu hamil juga di periksa apakah urinenya
mengandung gula dan protein. Tekanan darah di ukur dan tanda klinis adanya oedema di lihat ini
berguna untuk mengindentifikasi apakah ibu hamil tersebut menderita diabetes
atau hipertensi.
Penilaian
yang Berhubungan dengan Makanan
Pengaturan
jadwal di anjurkan untuk semua ibu hamil. Asupan makan yang rendah dari
kelompok makanan tertentu seperti zat besi dan kalsium dapat di identifikasi
karakteristik yang menunjukan resiko akibat makan yang tidak mencukupi dan
karena kenaiakan berat badan yang tidak kentara yaitu sebagai berikut :
a. Asupan
makanan yang rendah
b. Hamil
pada usia muda
c. Menghindari
kelompok makanan tertentu akibat intoleransi dan kebiasaan
d. Vegetarian
( tidak mengkonsumsi produk yang berasal dari hewan )
e. Mengkonsumsi
alkohol ,obat terlarang dan merokok
f. Diet
ketat untuk mengontrol berat badan
g. Pica
( mengkonsumsi yang bukan makanan seperti tanah liat)
h. Rendahnya
pendidikan
i. Tidak
senang dengan kehamilannya
Perencanaan Diet
Untuk Ibu Hamil
Energi dan zat gizi yang
dibutuhkan oleh wanita hamil lebih banyak dari wanita tidak hamil. Untuk wanita
dengan berat badan normal, pertambahan energi kurang dari 15% dan kebutuhan zat
gizi tertentu sepertyi zat besi hingga 50% sedangkan asam folat lebih dari 200%
NYERI
PADA ULU HATI
Nyeri pada ulu hati adalah
rasa sakit di bawah esofagus yang di sebabkan oleh pengkonsumsian makanan dan
asam dari perut yang rasanya seperti sakit pada jantung.Dua faktor yang
mengkontribusi rasa mual selama kehamilan.Untuk mencegah rasa mual dalam
kehamilan yaitu dengan sedikit makanan, makan yang teratur, menghindari
makanan-makanan berbumbu tajam dan menghindari berbaring setelah makan. Kadang-kadang
ketidaknyamanan itu dapat di pulihkan dengan antacids jika sesuai dengan resep
dokter.
SEMBELIT
Sembelit merupakan keadaan
yang biasa pada saat kehamilan terutama di trimester akhir.Masalah ini hasil
dari penurunan kinerja pencernaan yang memperlambat penerimaan sisa makanan
yang tidak di serap melewati usus besar.Penurunan aktivitas fisik dan diet
rendah serat juga menjadi salah satu kontribusi dari masalah ini.
MENGIDAM
DAN KEENGGANAN DALAM KEHAMILAN
Beragam diet dan gaya hidup berubah
selama proses kehamilan. Banyak wanita mengalami perubahan diam memilih-milih
makanan selama kehamilan. Ibu memilih makanan-makanan tertentu dan
minuman.Makanan yang biasanya di hidangkan oleh ibu hamil yaitu makanan
manis,coklat,es krim,kue, dan permen.Makanan lainnya yaitu makanan berbumbu
seperti pizza atau makanan meksiko dan buah-buahan juga sayuran.
LATIHAN
SELAMA DAN SESUDAH KEHAMILAN
Latihan yang dilakukan oleh
ibu hamil meliputi olahraga dan atletik.Banyak wanita banyak melakukan
aktivitas fisik selama kehamilan.Salah satu efek dari pencapaiannya adalah
lebih banyak wanita untuk tetap menjadi atletik untuk tetap aktif berolahraga
atau setidaknya aktif untuk waktu yang cukup lama.Bermacam-macam fisiologi dan
anatomi berubah selama hamil dan menyusui yang mungkin menyebabkan atau
disebabkan oleh aktifitas fisik. Banyak ahli kesehatan yang berpegang teguh
pada dua disiplin ilmu yaitu gizi olahraga dan bidang ilmu kebidanan.
PANDUAN MAKANAN
Rencana
diet berdasarkan
piramida makanan
yang sesuai untuk
wanita hamil dan menyusui
muncul pada
gambar 4-12.
Seperti dalam
rencana kelompok
makanan, penting untuk
memilih jumlah yang
direkomendasikan melayani
dari berbagai
makanan dalam
kelompok makanan.
Pilihan harus
menekankan makanan
rendah lemak
dan kaya
karbohidrat kompleks
untuk protein
cadang yang dibutuhkan
untuk pertumbuhan.
Asupan energi
yang tidak memadai
restriets berat
badan, tetapi
juga dapat
mengganggu pertumbuhan
dan perkembangan janin sebagai
asam amino dimobilisasi
untuk memenuhi kebutuhan energi.
Penekanan harus
ditempatkan pada sumber
kalsium,
mineral yang bahkan
tidak hamil
mengalami kesulitan
mendapatkan dalam
jumlah yang cukup.
Suplemen
gizi
Kecuali
untuk zat besi,
persyaratan gizi
ibu hamil dapat
dipenuhi dengan seimbang,
makanan yang bervariasi.
Suplemen multivitamin
dan mineral
bukan substitusi
untuk diet seimbang.
Suplemen sebaiknya
dianjurkan hanya
bila kekurangan
diindikasikan
atau ketika
muncul, setelah konsultasi gizi,
bahwa perubahan
pola makan tidak
akan (Kotak
4-4). selain
itu, suplemen
mungkin disarankan
untuk vegetarian
lengkap,
perempuan membawa lebih dari
satu janin,
perokok, peminum minuman beralkohol,
dan pencandu obat.
DIET
TERKAIT MASALAH SELAMA KEHAMILAN
• bagaimana gejala-gejala gastrointestinal kehamilan mempengaruhi asupan makanan secara keseluruhan?
• apa perubahan pola makan dapat dilakukan untuk meringankan mual, muntah, sembelit dan mulas kehamilan?
• bagaimana keinginan dan penghindaran mempengaruhi asupan makanan?
• apa keuntungan pemantauan aktivitas fisik selama kehamilan?
Mual
dan muntah
Mual
dan muntah
yang sering terjadi
pada bulan-bulan
awal kehamilan
disebut sebagai
morning sickness, tapi
mereka tidak
terbatas pada
pagi hari. Morning
sickness biasanya
dimulai sekitar
6 minggu setelah
dimulainya periode
menstruasi terakhir dan
biasanya menghilang
6 minggu sampai
8 minggu
kemudian. Penyebab
mual dan muntah
pada awal kehamilan
tidak diketahui.
hormon yang
meningkatkan pada
awal kehamilan telah
terlibat. Beberapa
penelitian telah
melaporkan bahwa
wanita yang mengalami
rasa tidak nyaman
ini selama
awal kehamilan memiliki
tingkat darah lebih
tinggi dari
estrogen. Juga
kadar HCG,
yang diproduksi oleh korpus luteum,
meningkat dalam
trismester pertama
kehamilan dan
kemudian jatuh sekitar
minggu keempat
belas atau
lima belas -
hanya tentang
waktu mual
dan muntah
berkurang bagi
kebanyakan wanita. waktu
tampaknya menjadi
satu-satunya obat
dan pengobatan
paliatif.
Sekitar dua pertiga dari wanita hamil mengalami mual selama
kehamilan dan sekitar setengah dari mereka dengan mual muntah juga. kondisi
yang tidak menyenangkan dapat menjadi indikator prognosis yang positif untuk
hasil kehamilan yang menguntungkan. dalam sebuah studi dari 9.098 peneliti
kehamilan di institut nasional mengenai kesehatan menemukan bahwa ibu yang
muntah memiliki risiko 17% lebih rendah dari kelahiran prematur dan risiko 30%
lebih rendah mengalami keguguran atau bayi lahir mati dibandingkan perempuan
tho tidak (Klebanoff dan yip, 1987).
Mual saat kehamilan adalah satu-satunya jenis mual yang dapat
disembuhkan dengan makanan di perut. Bagian dari pencegahan adalah untuk
menjaga perut diisi, tapi tidak terlalu penuh. Saran lain untuk mengurangi mual
termasuk makan kecil, sering makan, memisahkan consumpyion cairan dan makanan
padat, konsumsi cairan dan makanan padat, mengkonsumsi karbohidrat mudah
dicerna, dan avodin
Meskipun mual da\n muntah pada awal kehamilan biasanya ringan
dan tidak secara substansial mengurangi jumlah asupan makanan, muntah
berlebihan dapat menyebabkan kehilangan akut dari cairan dan elektrolit
sehingga dehidrasi. jika muntah berkepanjangan ada potensial kerugian yang
signifikan dari protein dan nutrisi lain dan intervensi medis mungkin
diperlukan
perubahan yang mempengaruhi kehamilan latihan sering lambat
dan halus. misalnya efek terbesar dari kehamilan
meningkat berat badan. wanita diperingatkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang mereka
telah terbiasa sebelum hamil. kegiatan yang memerlukan liku-liku yang berlebihan atau perubahan arah atau
yang trauma abdomen risiko tidak harus dimulai selama kehamilan.
volume darah meningkat pada kehamilan biasanya membuat activitiy aerobik lebih mudah karena
volume darah meningkat dapat
mempengaruhi darah dan oksigen
dipompa oleh jantung ke otot berjalan. Seperti
pada wanita tidak hamil, otot kerja
wanita hamil menggunakan glukosa sebagai sumber bahan bakar. setelah 20 menit sampai 30 menit latihan aerobik janin
mungkin terpaksa menggunakan asam
lemak terutama untuk
bahan bakar.
Manfaat latihan selama
kehamilan mencakup citra diri yang positif, pemeliharaan kebugaran
aerobik, tenaga kerja lebih pendek
dan lebih cepat, dan lebih vagina
memberikan dengan intervensi bedah lebih sedikit. ada
juga manfaat beberapa potensi dari
latihan selama kehamilan yang
belum tegas dibuktikan dengan
penelitian. ada beberapa
pedoman formal untuk wanita hamil
yang memilih latihan selama kehamilan.
Setelah
kehamilan, tanpa memandang status laktasi,
banyak wanita mulai berolahraga untuk meningkatkan kembali ke berat badan sebelum hamil. apakah tidak latihan
menempatkan bayi menyusui
berisiko dengan membatasi kualitas dan kuantitas susu telah menjadi subyek untuk melanjutkan penelitian. profesional kesehatan menunjukkan bahwa wanita yang
menyusui harus membatasi penurunan berat badan menjadi kurang dari 2 kg per
bulan untuk memastikan kualitas dan kuantitas ASI yang cukup untuk bayi mereka.
penelitian lengkap sampai saat ini menunjukkan bahwa wanita yang tidak diet,
tapi peningkatan pengeluaran energi dengan berolahraga 3 sampai 5 hari per
minggu, mungkin kehilangan hingga 0,5 kg per minggu selama 12 - sampai 14 -
minggu tanpa mengorbankan volume susu atau komposisi dan tanpa memiliki efek
negatif terhadap pertumbuhan bayi.
No comments:
Post a Comment